Sabtu, 08 September 2012

FF SHINee : Will You Remember Me Again? (part1)

FF SHINee

Ini FF pertamaku..jadi maaf kalo tulisannya agak berantakan. Gomao^^



Title               : Will You Remember Me Again?

Author           : Loemongga Khofifah
Cast              : Park Min Ah, Kim Kibum (Key), Lee Taemin
Support Cast : Jung Su Min, Appa dan Umma Key
Genre            : Sad, Romance
Desclaimer    : This story is original my mine. My Imagination and the character not real. Enjoy Reading!

-Min Ah POV-


Aku adalah anak sebatang kara yang sangat menyedihkan. Sebenarnya sih tidak terlalu menyedihkan karna masih ada Key yang selalu menemaniku disetiap hari. Orangtuaku meninggal diwaktu umurku 4tahun. Mereka meninggal karna kecelakaan maut yang terjadi 15tahun silam. Aku sudah melupakan kejadian itu. Jadi aku berfikir, lebih baik aku tidak menceritakannya. Yang merawatku sejak kejadian itu adalah Umma dan Appa-nya Key. Mereka adalah teman baik kedua orangtuaku dulu. Sejak kejadian itu, aku tinggal bersama mereka. Tapi, setelah umurku 14tahun, aku lebih memilih untuk pindah rumah. Aku rasa lebih baik aku tidak merepotkan mereka untuk waktu yang lebih lama lagi. Tentu saja mereka sangat keberatan. Karna menurut mereka, aku sama sekali tidak merepotkan. Bahkan mereka senang dengan kehadiranku yang membuat suasana rumah itu semakin ramai. Tapi ya bagaimana pun juga, tentu saja itu hal yang tidak mungkin. Sampai kapan aku harus berhutang budi sama mereka? Dan setelah kami musyawarah, akhirnya aku diizinkan pindah dari rumah Key. Dengan syarat, tidak boleh terlalu jauh dari rumah mereka. Ya, benar saja. Rumahku yang sekarang, berada didepan rumah Key-__-"


Memang sih, sampai sekarang hidupku masih ditanggung sama orangtuanya Key. Makan dan keperluanku sehari-hari masih mereka yang nanggung. Tapi aku udah bertekad, kalau nanti umurku sudah 17tahun, aku akan cari kerjaan. Dan sekarang umurku 19 tahun, parahnya sampai sekarang aku juga belum mendapatkan pekerjaan-,-


Rumahku berdekorasi warna pink, dengan taman kecil didepannya. Waktu aku lagi nyiram tanaman, tiba-tiba ada seorang namja yang lewat didepan rumahku. Cara berjalannya, sangat mempesona. Membawa setangkai bunga mawar, yang ntah akan diberinya kesiapa nantinya. Senyumnya sangat menawan. Mungkin aku  terpesona pada pandangan pertama terhadapnya.


Tiba-tiba saja ada yang menepuk bahuku dari belakang, dan karna kekagetanku yang berlebihan, spontan aku menyemprotkan air yang tadinya untuk menyiram bunga ke wajahnya.


"Ya! Min Ah! ini aku Key! Kenapa kau menyiramku? Apa salahku? Ha? Tidak bisakah kau membedakan wajahku yang tampan dengan bunga berduri di tamanmu ini?" Protes Key sambil menghalang mukanya yang terkena air dengan tangan.

"Ya! Makanya kau jangan sembarangan megagetkanku. Rasakan ini!" Aku malah tambah menyiramkan air kewajah Key.
"Ya!Hentikan ini MinAh. Bajuku jadi basah semua!"
"Tidak akan Key! Rasakan ini! Haha"
"Yaaa!!"

Ya,inilah kami. Walaupun umur aku dan Key berbeda dua tahun, tapi aku merasa kami sudah seperti saudara kembar. Key juga enggak keberatan kalau aku memanggil namanya tanpa harus memanggilnya "Oppa". Kalau kami sudah berdua, pasti sifat childish kami akan muncul. Walaupun pada awalnya Key sering marah karna sifatku yang tidak pernah dewasa. Tapi pada akhirnya, dia menerima kenyataan kalau sifatku emang tidak bisa diubah.


Bagiku, Key adalah seseorang yang bisa dijadikan abang, sahabat, bahkan pacar sekalipun. Ya, dia namja yang sangat menyenangkan bagiku. Tapi kalau omelannya sudah mulai keluar, aku yakin tidak ada yang bisa menyainginya. Termasuk aku. Aku bakalan diam seribu bahasa kalau dia udah benar-benar marah.


Lima menit kemudian, permainan aku hentikan. Aku menyuruh Key pulang sebentar untuk mengganti pakaiannya yang basah, lalu kembali ke rumahku. Selagi menunggu Key kembali, aku melihat keadaan sekitar rumahku. Namja yang sesaat aku kagumi sudah tidak ada. Ntah kenapa perasaanku menjadi sedih dan kecewa. Aku berharap bisa bertemu dengannya lagi esok hari.


Tidak lama, Key datang menggunakan celana jins ponggol dan kaos oblonk warna pink. Ya, Key sangat suka warna pink, bahkan dia sendiri yang mengusulkan untuk rumahku di cat warna pink. Aku membawanya masuk kedalam rumahku. Dan mempersilahkannya duduk dikursi meja makan sambil membuatkannya segelas teh hangat.


Author's POV


"Tadi kau sedang melamunkan apa?" Tanya Key memecah keheningan.

"Mwo? Anniyo"
"Kau yakin? Tidakkah kau menyukai namja tadi?"
"Haha tidak mungkin Key, aku hanya merasa belum pernah melihatnya" ungkap MinAh ragu.
"Hmm" balas Key sambil meneguk minumannya.

'Jangan bohong terhadapku MinAh..Aku melihat matamu yang terpesona akan kehadirannya..' gumam Key yang tentunya hanya dalam hati.


"Apa kau sudah sarapan?" tanya MinAh

"Sudah. Kalau kau?" tanya Key kembali.
"Tentu saja belum. Aku menunggumu membuatkanku sarapan pagi ini."
"Ya! Kenapa kau sangat manja? Pagi ini aku tidak mau memasak untukmu. Makan saja roti tawar sana"
"Wae? Apa salahku?"
"Anniyo, aku hanya malas saja. Karna kau tidak pernah membayarku yang telah memasak sesuatu yang lezat setiap harinya kepadamu"
"Ya! Dasar matre!" MinAh melayangkan tangannya persis seperti mau menjitak kepala Key dari udara.


***

"Aku mau mengajakmu jalan-jalan" ungkap Key

"Kemana?" tanya MinAh
"Ke Dongdaemun"
"Ngapain?"
"Aku ingin membelikanmu sesuatu. Cepatlah bersiap. Aku akan menunggumu diluar dalam 5 menit" kata Key sambil berlalu keluar maninggalkan MinAh yang masih di meja makan dengan secangkir teh yang menemaninya.

Min Ah menatap Key pergi dengan bingung. Tapi, tidak sampai lima menit, MinAh keluar rumah sambil menghampiri Key dengan memakai kaos oblonk warna pink dan celana ponggol. Sama persis dengan baju yang dipakai Key. Ya, rata-rata baju mereka emang kebanyakan yang sama.

"Kenapa kau tidak memakai baju yang berbeda?" tanya Key
"Wae? Ini bagus" protes MinAh
"Kau membuat orang-orang mengira kalau kita pasangan kekasih"
"Ya! Kenapa rupanya? Kau namjachingu-ku!" ungkap MinAh sambil melingkarkan tangannya di lengan Key.
"Apa kau gila MinAh?" tanya Key. Tapi MinAh tidak menjawab. Dia hanya tersenyum nakal.

-Di Bis-

"Kau tau namja yang lewat rumahku sambil membawa bunga mawar pagi tadi?" tanya MinAh memecah keheningan.
"Ne..Dia tetangga baru kita, namanya Taemin. Ku rasa dia seumuran denganmu."
"Bagaimana kau tau tentangnya?"
"Ya! Aku ini anak ketua RW! Tidak mungkin aku tidak tau!"
"Aku rasa aku menyukai namja itu."
"Kau baru saja melihatnya MinAh..Bagaimana bisa kau langsung menyukainya?" tanya Key dengan nada lirih.
"Aku rasa, aku mempercayai cinta pandangan pertama~"
Key tidak membalas kata-kata MinAh, dia hanya bersandar dijendela Bis dan melihat kearah jalanan. Tanpa disadari, setetes air mata keluar dari ujung matanya yang sipit itu.


***
MinAh POV

Sesampainya di Dongdaemun Key langsung menarikku ke toko-toko yang menjajakan pakaian wanita. Dia menarik dress warna pink dan menempelkannya sekejap dibadanku. Lalu mengambil sebuah kaos warna putih bercorak pink dan rok pendek berwarna merah. Dan banyak lagi accsesories wanita yang lain. Dia mau ngambil sepatu high heels, tapi aku langsung berteriak dan membuat orang-orang memperhatikan kami.

"Ya!Kibum! Kau tau kan ini bukan seleraku! Jadi kumohon hentikan membeli barang-barang yang tidak berguna ini!"protesku.
"Ya!Sampai kapan kau akan berpakaian seperti ini? Berpenampilan seperti anak laki-laki! Kau kira akan ada namja yang suka melihatmu seperti ini?"bantah Key.
Aku terdiam.."Key,kau tidak mengerti,aku hanya ingin menjadi diriku sendiri.." kataku lirih.
"Terserah kau saja! Aku tidak akan memperdulikanmu lagi! Kau memang wanita yang keras kepala!" kata Key sambil berlalu meninggalkanku. 

Aku terdiam menatap punggung Key. Semua orang memperhatikan aku, tapi aku tetap saja tidak perduli. Aku masih menunggu Key. Berharap dia berbalik arah dan minta maaf kepadaku. Tapi ternyata, dugaanku salah. Key malah pergi begitu saja. Aku takut sendirian disini. Karna tempat ini sangat jarang aku datangi.
'Key..Dimana kau? Kenapa kau meninggalkanku? Aku takut Key..Kembalilah..Kumohon..' ucapku lirih dalam hati. Sudah empat kali aku mengelilingi Dongdaemun, tapi jejak Key tetap saja tidak terlihat. Aku terduduk ditengah-tengah jalan Dongdaemun, memeluk kakiku dan menangis dibalik lututku. Tiba-tiba ada yang memegang pundakku dengan lembut. Perlahan aku mengangkat kepalaku dan berusaha melihatnya dari balik mataku yang masih berkaca-kaca akibat air mata tadi. Aku lihat seorang namja tersenyum kepadaku. Dia tersenyum sambil memberikan es krim dan setangkai bunga mawar kepadaku..~

to be continued~

*Huh..akhirnya jadi juga fanfic part pertama aku. Maaf ya, kalo aku ingkar janji. Emang sih incident buku-ku belum kelar. Tapi aku udah enggak sabar mau ngepost fanfict ini. Fanfict ini, aku buat ber-chapter, karna fanfic ini special b'day-nya Key. Dan aku berharap part terakhir selesai tepat tanggal 22 September ntar. Maaf juga kalo feel-nya masih gak dapet, soalnya kan aku masih amatiran. Harap maklum ya..*

Gomao yang udah baca^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar