Senin, 17 September 2012

FF SHINee : Will You Remember Me Again ? (part3)

FF SHINee

Ini FF pertamaku..jadi maaf kalo tulisannya agak berantakan. Goamo^^
Title                    : Will You Remember Me Again?
Author                 : Loemongga Khofifah Taemints
Cast                    : Park Min Ah, Kim Kibum (Key) , Lee Taemin
Support Cast         : Jung Su Min
Genre                  : Sad, Romance
Desclaimer           : This story original my mine. My imagination and character not real. Enjoy reading!

baca part 1 disini baca part 2 disini

-Min Ah POV-

Hari ini aku tidak ada rencana apa-apa. Sebenarnya, rencanaku mau kerumah Key, menonton film horor yang sudah lama ingin aku tonton bersamanya. Aku membuka pintu luar sambil menunduk, agar memudahkanku memasang sendal nantinya. Akan tetapi, ketika kepalaku tertunduk, mataku tertuju pada sepasang kaki milik seseorang. Aku heran, siapa yang mau datang pagi-pagi seperti ini kerumahku? Aku menaikkan kepalaku, mencoba melihat orang yang mempunyai kaki jenjang tadi. Aku terkejut, saat tiba-tiba sebuah boneka Teddy Bear berwarna coklat muda berada tepat didepan wajahku. Mataku melebar. Aku bahkan menahan napas. Tapi senyum segera tergambar diwajahku ketika boneka itu dimiringkan ke kanan dan wajah Taemin muncul dibaliknya. Dia tersenyum menatapku sambil mengulurkan tangannya memberi Teddy Bear itu.

"Untukku?" tanyaku meyakinkan. Taemin mengangguk dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ku gigit bibir bawahku sambil menerima pemberiannya. Rona merah dipipiku mungkin terlihat jelas sekarang.

"Kau mau kemana? Apa kau sibuk?" tanyanya memecah hening yang terjadi selama beberapa detik.
"Ah tidak, aku hanya ingin kerumah Key" jawabku memeluk boneka Teddy Bear itu, sambil berandai-andai kalau yang aku peluk itu Taemin. 'Apa yang kau pikirkan MinAh?' tanyaku dalam hati.
"Key? Siapa itu?" pertanyaannya membuyarkan lamunanku. Ku lihat ekspresi diwajahnya sangat aneh.
"Ah..Tidak usah perdulikan dia. Dia hanya temanku, orangnya sangat baik" jawabku.
"Oh..Jadi sekarang kau ingin kerumahnya, atau tetap berdiri disini?" lagi-lagi pertanyaan Taemin membuatku sadar akan keberadaan kami. Aku dan Taemin masih saja berdiri didepan pintu rumahku, jarak antara aku dan dia tidak terlalu jauh. Membuatku enggan untuk menghembus nafas kuat-kuat.

"Aku masih ingin kerumahnya. Kau mau ikut?" tanyaku.
"Apa kau tidak keberatan kalau aku ikut kerumah Key?" tanyanya menyakinkanku.
"Tentu saja, kau boleh ikut kok. Sekalian aku akan memperkenalkanmu kepadanya" jawabku.

Taemin tersenyum, aku langsung menarik tangannya dan berlari kecil kesebrang rumahku. Ya, seperti yang kukatakan sebelumnya, rumah Key berada tepat didepan rumahku. Hal itu dikarenakan orangtua Key tidak menginginkanku tinggal lebih jauh dari mereka.

'Ting Tong' aku menekan bel rumah Key dengan semangat.

"Apa ini rumahnya?" tanya Taemin sambil menatap wajahku penuh tanya.
"Tentu saja, kenapa?" tanyaku sambil mengankat sebelah alis mataku. Menatap ekspersinya yang aneh membuatku penasaran.
"Tidak, aku kira rumahnya sangat jauh kekeke.." jawabnya diselangi tawa.
"Tidak, disini rumahnya. Sangat dekat dengan rumahku bukan?" tanyaku sambil tertawa mengikutinya.
"Iyaa :))" balasnya sambil tersenyum. Aku pun ikut tersenyum. Bukan karena ada hal lucu. Tapi ekspresi Taemin saat tersenyum membuat skala richter gempa dihatiku semakin kuat. Ku harap Taemin tidak mendengar dentuman bom atom yang ada dihatiku tadi saat melihat senyumnya.

Tak lama, aku mendengar suara gagang pintu terbuka. Ku alihkan pandanganku kedepan pintu yang mulai terbuka. Aku melihat seorang ahjumma yang sudah lanjut usia. Dia adalah bibi Lee. Bibi Lee adalah pembantu dirumah Key. Sudah sangat lama dia bekerja dirumah Key. Bahkan ketika kami masih kecil, yang merawatku dan Key saat Appa dan Umma Key tidak ada adalah bibi Lee.

"Maaf non, tuan Key sedang tidak ada dirumah. Barusan saja dia keluar" ungkap bibi Lee. Bibi Lee memang sudah tau tujuanku datang kerumah itu adalah untuk bertemu dengan Key. Makanya, belum sempat aku bertanya, bibi Lee sudah bisa menjawab apa yang akan ku pertanyakan nantinya.

"Tapi, kemana dia pergi bi?" tanyaku penasaran.
"Mianhae non..Bibi tidak tahu..Tadi tuan pergi secara tergesa-gesa..apa ada yang bisa bibi sampaikan ketika tuan pulang nanti non?" tanya bibi Lee.
"Hmm..tidak ada bi..Maaf sudah merepotkan bibi.."jawabku. Aku membalik badanku, menghembus nafas kecewa. Sampai akhirnya aku mendengar pintu rumah Key tertutup. Sedih, kesal, semua bercampur aduk didalam hatiku. Aku melangkahkan kaki kananku dengan lemah. Tiba-tiba saja ada yang menepuk pundakku. Ku lihat Taemin memegang pundakku sambil menatapku aneh. Aku lupa akan keberadaan Taemin! Astaga hampir saja aku meninggalkannya.

-Flashback-
Key POV

Pagi ini, aku ingin kerumah MinAh. Ingin memastikan bagaimana keadaannya setelah aku tinggal di Dongdaemun beberapa hari lalu. Aku terlanjur kesal dengan sifatnya yang tidak pernah berubah. Terkadang aku juga tidak suka dengan sifatnya yang terlalu manja. Tidak mau makan kalau belum ada orang yang memasak untuknya. Aku harap dia bisa memaafkanku karna aku telah meninggalkannya waktu itu. Aku menuju kerumahnya dengan hati senang, senyum yang ceria tergambar diwajahku. Hingga pada akhirnya senyum itu memudar setelah aku melihatnya bersama Taemin didepan rumahnya. Aku memilih untuk mengintip dibalik pepohonan sekitar rumahnya ketimbang ikut terlibat didalam pertemuan mereka. Kulihat Taemin memberikan sebuah Teddy Bear kepadanya. Aku juga bisa melihat MinAh senang dengan pemberian Taemin. Ntah kenapa hatiku sangat sakit melihat mereka berdua. Rasa terhianati menghampiri suasana hatiku sekarang. Aku menangis sambil berlari kembali kerumahku. Bibi Lee heran melihatku yang menangis. Tanpa seizin bibi Lee, aku langsung memeluknya. Dia melebarkan tangannya, menyambutku dalam pelukannya. Dielusnya punggungku dengan lembut. Seakan mengerti apa yang aku rasakan saat ini.
"Bibi..." ucapku lirih sambil melonggarkan pelukanku dan menatap wajahnya.
"Ya?.." jawabnya lembut
"Apakah aku bisa meminta bantuanmu?"
"Tentu saja..semua akan aku lakukan untukmu, anakku..Katakanlah apa yang kau mau" aku tersenyum mendengar kata-katanya. Selain Umma, aku juga sudah menganggap bibi Lee sebagai Umma keduaku. Terkadang dia bisa lebih mengerti keadaanku dan selalu ada buatku ketimbang Umma yang selalu sibuk membantu Appa dalam menjalankan tugas.
"Kalau nanti MinAh mencariku, bilang saja aku tidak ada dirumah. Bisakan bi? Kumohon" ucapku memohon sambil menangis dan kembali kepelukannya.
"Baiklaah..tapi kau harus berjanji akan menceritakan semua ini kepada bibimu.."kata bibi Lee kembali memelukku.

'Ting Tong' tak berapa lama bunyi bel rumahku terdengar..

"Mungkin itu dia bi.." ucapku lirih melepaskan pelukanku dari bibi.
"Bibi mengerti, duduklah disitu" kata bibi menunjuk sofa yang ada diruang TV dan menghapus air mataku. Tidak sampai 5 menit aku menunggu kembalinya bibi dari ambang pintu. Bibi bilang MinAh datang bersama seorang namja yang aku yakini adalah Taemin. Ntah apa tujuan mereka datang kerumahku, aku pun tidak mengerti. Tapi apapun itu, hatiku masih terasa sakit mengingat ekspresi MinAh yang mendapat boneka dari Taemin. Memang benar, MinAh mungkin menyukai Taemin. Setelah aku menceritakan semua rasa sakit yang aku rasakan kepada bibi Lee. Aku merasa beban dihatiku sedikit berkurang. Bibi berfikir kalau aku menyukai MinAh, tapi sejak kapan? Aku hanya menganggapnya sebagai adik yang harus ku jaga. Itu saja, tidak lebih.

-flashback end-

MinAh POV

"Sebenarnya, kau ada keperluan apa dengan Key?" tanya Taemin setelah kami sampai dirumahku. Aku mempersilahkannya duduk dikursi meja makan sambil membuatkannya segelas jus jeruk.
"Aku hanya ingin meminta maaf terhadapnya, dan mengajaknya menemaniku menonton film horor" kataku sembari duduk disebrang Taemin dan meneguk segelas jus yang sama dengan punya Taemin.

Ya, aku dan Key memang mempunyai hobby yang sama. Kami suka menonton film yang berbau horor. Walaupun terkadang, kalau hantu dalam film itu muncul, aku dan Key sama-sama menutup muka dibalik bantal.

"Bagaimana kalau aku menggantikannya menemanimu menonton film itu?" ungkap Taemin membuyarkan fikiranku.

"Apa kau tidak takut?" tanyaku sambil mengerjapkan mataku tiga kali seolah-olah meremehkan nyalinya.

"Ya! Apa kau tidak percaya padaku?" protesnya.

"Haha..iya,iya aku percaya. Kajja!" aku mengajaknya menuju ruang TV. Dia mengikutiku dari belakang.

"Kau tolong putarkan kaset ini ya. Aku mau mengambil cemilan dulu." kataku padanya.

"Ne" jawabnya menurutiku. Aku tersenyum melihat tingkahnya polos. Tak sampai lima menit aku menyiapkan cemilan buat aku dan dia, terdengar jeritannya yang memanggilku.

"MinAh-ssi cepat kesini..filmnya sudah mau mulai.." teriaknya.

"Ne..tunggu sebentar.." aku berlari menuju ruang TV membawa nampan berisi dua gelas jus dan snack-snack lain. Ku taruh nampan itu di dihadapan Taemin, dan aku pun langsung cepat-cepat duduk disebelahnya.

Tak berapa lama kami menonton film itu, tiba-tiba hantu dari film itu muncul. Spontan membuatku kaget dan bersembunyi dibalik dada Taemin yang lapang. Ku remuk bajunya untuk meredam rasa kaget yang sedang berkecamuk didalam dadaku. Tidak lama, kubuka genggaman tanganku yang meremuk bajunya, mencoba membuka mata dan perlahan mengangkat kepalaku keatas. Aku ingin melihat ekspresi Taemin, apa dia benar-benar seberani itu ketika melihat hantu yang tiba-tiba muncul? Ketika aku mengangkat kepalaku, aku malah terkejut melihat wajah Taemin yang juga menatapku. Sepasang mata coklat yang memandangku begitu dalam. Tatapannya hanyut dalam fikiranku, mata kami saling beradu pandang. Bahkan aku bisa merasakan hembusan nafasnya yang sangat tenang. Bisa ku perkirakan jarak antara wajahnya dan wajahku kurang dari 20cm. Sangat dekat. Ku harap dia tidak mendengar detak jantungku yang sangat kencang seperti habis ikutan lomba lari marathon.

Taemin tiba-tiba memalingkan wajahnya dariku dan ber-dehem. Aku yang masih memegang dada Taemin spontan melepaskannya dan membetulkan posisi dudukku, sedikit lebih jauh dari yang tadi. Sekarang suasana canggung malah menghampiri kami berdua. Hantu dalam film itu sesekali memang muncul, tapi aku tidak takut melihatnya, karna fikiranku masih larut dam incident beberapa menit lalu.

Sampai film berakhirpun kami tidak berbicara sepatah kata pun. Film pun berakhir, Taemin berpamitan pulang. Sebelum dia meninggalkan rumahku, dia berpesan agar aku tidak lupa makan. Aku pun berterimakasih kepadanya karna telah menemaniku menonton film horor. Ntah kenapa kejadian hari ini membuat sebagian hatiku terasa senang.

Setelah Taemin pergi, aku langsung memeluk boneka Teddy Bear pemberiannya. Berharap ada kejadian yang lebih menarik setelah ini.

Malam pun tiba, aku merebahkan diriku diatas tempat tidur kamarku. Sebenarnya aku masih takut untuk tidur karna film tadi. Disela-sela ketakutanku, tiba-tiba hape-ku bergetar tanda pesan masuk. Mataku melebar setelah membaca nama Taemin yang tertera dilayar hape-ku.

From : Taemin
'Apakah kau sudah tidur? Apa kau bisa tidur setelah melihat hantu tadi? kekeke'

Aku tertawa membaca pesan darinya. Cepat-cepat aku balas pesan itu.

To : Taemin
'Tentu saja aku tidak bisa tidur. Mengingatnya membuat bulu kudukku merinding. Bisakah kau kesini? Menemaniku?'

"Massage Sent" kalimat itu membuatku jantungku berdebar. Berharap dia bisa menerima ajakanku. Tak lama hape-ku bergetar lagi.

From : Taemin
'Maafkan aku, aku tidak bisa. Mana mungkin seorang namja mengunjungi rumah yeoja malam-malam begini?  Apa kata orang nantinya? Kalau kau takut, peluklah Teddy Bear pemberianku. Anggap itu sebagai pengganti diriku yang selalu hadir disaat kau membutuhkan teman:)'

Kalimatnya membuatku tersenyum, ada rasa senang dan ada rasa kecewa. Ya walaupun lebih dominan rasa senang sih hehe. Cepat-cepat ku balas pesan itu.

To : Taemin
'Baiklah..Terimakasih atas kebaikanmu hari ini..Annyeong^^'

kataku mengakhiri pesan singkat itu. Aku mencoba memejamkan mata sambil memeluk boneka Teddy Bear ini. Berandai kalau yang aku peluk adalah Taemin..Belum lama aku memejamkan mataku, hape-ku bergetar lagi

From : Taemin
'Ne..Kau tidurlah dengan nyenyak..Annyeong..'

Begitulah isi pesannya, aku tersenyum dan kembali memejamkan mataku. Berharap hari esok lebih baik daripada hari ini. Saranghaeo Taemin, ucapku pelan sambil mengecup pipi boneka itu.

To Be Continued~

Kamis, 13 September 2012

FF SHINee : Will You Remember Me Again ? (part2)

FF SHINee

Ini FF pertamaku..jadi maaf kalo tulisannya agak berantakan. Gomao^^


Title                              : Will You Remember Me Again?
Author                          : Loemongga Khofifah Taemintz
Cast                             : Park Min Ah, Kim Kibum (Key) , Lee Taemin
Support Cast               : Jung Su Min, Appa dan Umma Key
Genre                          : Sad, Romance
Desclaimer                  : This story original my mine. My imagination and character not real. Enjoy Reading!

baca part1 disini

-MinAh POV-

Tiba-tiba ada yang memegang pundakku dengan lembut. Perlahan aku mengangkat kepalaku dan berusaha menatapnya dari balik mataku yang berkaca-kaca akibat menangis tadi. Aku lihat seorang namja tersenyum kepadaku. Dia tersenyum sambil memberikan es krim dan bunga mawar kepadaku. Aku langsung berdiri karna kaget melihatnya. Dia sosok namja yang belum terlalu lama aku kenal. TAEMIN! Ya,itulah namanya. Sosok namja yang pernah aku kagumi sesaat, memberikan eskrim dan setangkai bunga padaku? Oh my god, keberuntungan dalam jenis apa yang aku dapat hari ini? Ternyata dewi fortuna lagi berada didekatku sekarang..Ah tidak! Yang lagi dedekatku sekarang itu Taemin, bukan dewi fortuna. Oke, lupakan dewi fortuna. Eh jangan! Ntar keberuntunganku hilang lagi. Maksudnya, terimakasih dewi fortuna.

"Kau kenapa senyum-senyum sendiri? Lagi ngelamunin apa?" tanya Taemin dengan tatapan heran dan memecahkan lamunanku.
"A..A..Anio..Ani.." jawabku gugup.
"Hmm..Kau tidak mau sama es krim dan bunga ini?"
Aku lupa kalo aku belum menerima pemberian Taemin. 'Dasar pabo!' ucapku dalam hati sambil mengetuk jidat datarku sendiri.
"Kau ini kenapa?" tanya Taemin lagi.
"Anniyo.." jawabku. Cepat-cepat ku terima bunga sama eskrim tadi sebelum Taemin berubah pikiran. "Gomaoyo.."ucapku. Taemin tersenyum melihatku. Dan aku pun membalas senyumannya.

"Apa kau lapar?" tanyanya.
"Sepertinyaa..soalnya tadi aku belum sempat sarapan.."
"Wae? Kalau begitu, kau harus cepat-cepat makan!"

Taemin menarik tanganku dan mengajakku berlari-lari kecil. Aku kaget, eskrim yang sudah sedikit mancair tadi malah terbang ke bajuku. Aku sedikit kesal, tapi aku cukup senang. Ternyata penilaian pertamaku terhadap Taemin tidak salah. Dia orang yang baik dan menyenangkan. Walaupun baru sebentar, aku rasa aku bahagia bersamanya, dan aku tidak salah untuk menyukainya. Tangannya masih saja menggenggam tanganku sambil berlari. Tiba-tiba Taemin berhenti. Aku yang tadinya tepat dibelakang Taemin kaget. Aku tidak bisa memberhentikan kakiku agar berhenti berlari. Akhirnya kepalaku menabrak bahu Taemin yang bisa dibilang sedikit kurus itu. Tentu saja aku menabrak bahu Taemin, secara, tinggi badannya jauh diatasku.
"Aduh..!"ucapku sambil mengelus-elus keningku.
"Gwenchanayo? Mianhae.."kata Taemin sambil ikut mengelus keningku
"..Kau korban ketinggian badanku..Apa aku harus seperti ini agar kau tidak menabrakku lagi?" Taemin merendahkan badannya setinggi badanku. Dan dia tertawa..
"Ya!Taemin,stop it! Kau membuatku tampak kelihatan pendek!"
"Bukankan kau memang benar-benar pendek? Kau tadi bilang apa? Taemin? Bagaimana bisa kau mengetahui namaku?"tanya Taemin penasaran, dalam sekejap senyumnya menghilang~

Aku diam, sekejap aku mengingat Key. Dialah yang memberitahuku tentang namja yang bernama Taemin ini. 'Oh Key, dimana kau sekarang?' tanyaku lirih. Tanpa disadari, air mataku menetes.

"Ya!Kenapa kau menangis?Yasudah kalau kau memang tidak mau menjawab, aku tidak keberatan. Asalkan kau berjanji tidak akan menangis lagi.." kata Taemin sambil menghapus air mataku.
'Sumpah ini manusia atau malaikat sih?' kataku tentunya hanya dalam hati.
"Mianhae telah membuatmu menangis. Boleh aku tau siapa namamu?" tanyanya sambil mengulurkan tangan.
"MinAh-ssi" jawabku sambil menjabat tangannya.
"Oke MinAh, kau tadi bilang kalau kau belum makan. Nah, sekarang..Kau mau makan apa?"
"Terserah kau saja mau mentraktirku apa"jawabku enteng.
"Yasudah,kalo begitu, kau ikut aku!" katanya sambil menarik tanganku menuju parkiran.

Taemin menyuruhku naik motor gedenya, aku ngikut aja. Diperjalanan kami tidak berbicara sama sekali. Aku hanya melingkarkan tanganku ke pinggangnya dan menyandarkan kepalaku dipunggungnya. Sedangkan dia? Aku rasa dia sangat berkonsentrasi dengan mengemudi motornya.

Tiba-tiba Taemin menghentikan motornya. Spontan aku langsung mengangkat kepalaku dari punggungnya dan melepas tanganku dari pinggangnya. Aku turun dari motornya, membuka helm yang tadi aku pakai dan melihat kesekeliling. Aku belum pernah kesini. Ini tempat apa?

"Kau pasti bingung kan ini tempat apa?" tanya Taemin. Aku tidak menjawab. Aku hanya terus memperhatikan tempat itu.
"Tenang saja, ini bukan tempat yang aneh-aneh kok. Disini Kimchi dan Bulgoginya sangat enak. Aku harap kau juga manyukainya. Ayo,masuklah!" Ajak Taemin sambil mendahuluiku.

Aku masih diam, memperhatikan tempat itu. Aku tidak yakin kalau makanan ditempat itu enak. Dari penampilan warungnya saja, kelihatan sudah sangat lama.

"Ya!Kenapa masih disitu? Ayo cepat masuk!" katanya sambil menarik tanganku masuk kedalam.
"Duduklah disini.."katanya sambil mempersilahkanku duduk.
"Ahjumma, aku pesan Kimchi dan Bulgogi, masing-masing dua.." teriaknya pada bibi pemilik toko.
"Ne.." balas Ahjumma tadi.

Aku masih saja melihat sekililing warung. Ya, tempat ini aku rasa memang sudah sangat lama. Dinding warung ini lengkap dengan foto-foto jaman dulu. Bahkan ada juga foto wanita paruh baya dengan Yi Dongnyung (presiden korea pada tahun 1927). Gile..tua bener nih warung. Lebih tua daripada umurku-,-

"Kamu gaperlu kaget liat warung ini. Warung ini emang udah cukup lama, tapi banyak kok bintang-bintang terkenal korea yang mau berkunjung ketempat ini" ungkap Taemin yang mengalihkan pandanganku.
"Shindong SJ juga sering banget kesini! Aku sempet sering ketemu dia dulu. Tapi sekarang sudah jarang, mungkin dia lagi sibuk ngurusin badan." Aku yang daritadi serius ngedengerin Taemin tentang sejarah warung ini, tiba-tiba saja langsung tertawa. Sontak kejadian itu membuat pelanggan lain melihat kearah kami. "Ups..!!" Aku malu dan langsung menutup mulutku. Taemin tersenyum melihat tingkahku, aku pun membalasnya dengan cengiran. Tak lama kemudian pesanan datang.
"Masitge Deuseyo.." ungkap Ahjumma tersenyum sambil meletakkan makanan ke atas meja kami.
"Ne..Jal meogesseumnida.." balas Taemin sambil membalas senyum Ahjumma tadi. Kemudian Ahjumma itu pergi.
"Manhi Deuseyo MinAh, kau kelihatan sangat kurus" kata Taemin terhadapku.
"Kau juga kelihatan kurus. Kau juga harus banyak makan!"
"Yaa!Siapa bilang aku kurus? Aku ini punya ABS loo.."
"Ha? Cius? Mi apa?"kataku dengan nada manja.
"Kalau kau tidak percaya yasudah. Makan nih.." kata Taemin sambil nyodorin Bulgogi kepadaku.

Aku mencoba mencicipi bulgogi itu sedikit. Rasanya tidak terlalu buruk, walaupun pada kenyataannya masih jauh lebih enak masakan Key. Tapi entahlah, mungkin karna lidahku sudah terbiasa sama masakan Key. Sejenak, aku merindukan Key.

***

Selesai makan, Taemin mengantarku pulang. Tidak terasa sore sudah hampir larut. Waktu yang berlalu ketika aku sama Taemin terasa sangat cepat. Tapi sebelum pulang, aku dan Taemin sempet tukeran nomer hape. Gila seneng banget rasanya. Baru pertama kali kenal udah kaya gini, apalagi ntar? 'First Meeting? Perfect!'
Yeah aha! First meeting aku sukses wow! Sebenernya aku gak yakin kalo itu beneran nomor dia. Jadi, aku coba mengirim pesan.

To : Taemin
'Apa kau sudah sampai dirumah?'

Aku menunggu balasannya, tapi tidak ada jawaban. Setiap detik, menit, aku selalu ngecek hape-ku. Tapi hasilnya nihil. Dua jam berlalu, Taemin juga belum membalas pesanku. Pikiran negative pun melayang-layang di otakku. 'Apa dia mengalami kecelakaan? Atau dia memberiku nomor telephon palsu?'. Banyak hal semacamnya mengelilingi pikiranku. Tapi aku masih mencoba perpikiran positif. 'Mungkin dia lagi sibuk. Atau dia ada kerjaan lain?' Tidak lama kemudian terdengar bunyi

'Drr...drr...drr..' banar saja! itu suara hape-ku. Cepat-cepat ku ambil hape-ku yang berada diatas tempat tidur. Oh my god! Dia membalas pesanku. Tanganku sedikit bergetar memegang hape ini. Tak sabar aku membaca pesan itu. Isinya:

From : Taemin
'Mian..Aku membalas pesanmu lama. Tadi jalanan macet setelah sampai dirumah aku langsung mandi. Apa kau sudah mandi?'

Begitulah isi pesannya. Singkat. Tapi cukup untuk menjawab rasa penasaranku terhadapnya yang tak kunjung membalas pesanku tadi. Sejenak, aku teringat kalau aku belum mandi. Ya ampun-_-Langsung aku membalas pesannya:

To : Taemin
'Aku belum mandi, tunggulah sebentar, aku mau mandi dulu.'

"Massage Sent" begitulah kalimat yang muncul di layar hape-ku, dan kalimat itu lah yang membuat jantungku berdetak cepat. Tidak sampai satu menit, hape-ku bergetar lagi, membaca pesan darinya membuat jantungku semakin berdetak lebih kencang. Seperti habis ikutan lari marathon.

From : Taemin
'Ya!Dasar kau ini!isshh..!yasudah cepat mandi sana!'

Aku tersenyum membaca pesan itu. Sejenak aku teringat pada Key. Ya, dialah orang yang selalu memarahiku kalau aku belum mandi, padahal jam sudah menunjukkan pukul 9 malam.
"Apa jam 9? Ya Tuhan!"
Aku langsung melempar hape-ku ketempat tidur, mengambil handuk, dan bergegas lari ke kamar mandi.
"Oh..oh.." ucapku sambil mencoba menggenggam dinding. Hampir saja aku terpeleset.
"MinAh, kenapa kau terlahir sangat bodoh sih?" kataku sambil mengetuk kepalaku.
"Aww.." teriakku sambil mengelus-ngelus kepala yang tadi aku ketuk. Tak ku sangka, aku mengetuk kepalaku sendiri dengan sangat keras.
"MinAh pabo!" ucapku dalam hati dan masuk kekamar mandi.

To be continued~

Sabtu, 08 September 2012

FF SHINee : Will You Remember Me Again? (part1)

FF SHINee

Ini FF pertamaku..jadi maaf kalo tulisannya agak berantakan. Gomao^^



Title               : Will You Remember Me Again?

Author           : Loemongga Khofifah
Cast              : Park Min Ah, Kim Kibum (Key), Lee Taemin
Support Cast : Jung Su Min, Appa dan Umma Key
Genre            : Sad, Romance
Desclaimer    : This story is original my mine. My Imagination and the character not real. Enjoy Reading!

-Min Ah POV-


Aku adalah anak sebatang kara yang sangat menyedihkan. Sebenarnya sih tidak terlalu menyedihkan karna masih ada Key yang selalu menemaniku disetiap hari. Orangtuaku meninggal diwaktu umurku 4tahun. Mereka meninggal karna kecelakaan maut yang terjadi 15tahun silam. Aku sudah melupakan kejadian itu. Jadi aku berfikir, lebih baik aku tidak menceritakannya. Yang merawatku sejak kejadian itu adalah Umma dan Appa-nya Key. Mereka adalah teman baik kedua orangtuaku dulu. Sejak kejadian itu, aku tinggal bersama mereka. Tapi, setelah umurku 14tahun, aku lebih memilih untuk pindah rumah. Aku rasa lebih baik aku tidak merepotkan mereka untuk waktu yang lebih lama lagi. Tentu saja mereka sangat keberatan. Karna menurut mereka, aku sama sekali tidak merepotkan. Bahkan mereka senang dengan kehadiranku yang membuat suasana rumah itu semakin ramai. Tapi ya bagaimana pun juga, tentu saja itu hal yang tidak mungkin. Sampai kapan aku harus berhutang budi sama mereka? Dan setelah kami musyawarah, akhirnya aku diizinkan pindah dari rumah Key. Dengan syarat, tidak boleh terlalu jauh dari rumah mereka. Ya, benar saja. Rumahku yang sekarang, berada didepan rumah Key-__-"


Memang sih, sampai sekarang hidupku masih ditanggung sama orangtuanya Key. Makan dan keperluanku sehari-hari masih mereka yang nanggung. Tapi aku udah bertekad, kalau nanti umurku sudah 17tahun, aku akan cari kerjaan. Dan sekarang umurku 19 tahun, parahnya sampai sekarang aku juga belum mendapatkan pekerjaan-,-


Rumahku berdekorasi warna pink, dengan taman kecil didepannya. Waktu aku lagi nyiram tanaman, tiba-tiba ada seorang namja yang lewat didepan rumahku. Cara berjalannya, sangat mempesona. Membawa setangkai bunga mawar, yang ntah akan diberinya kesiapa nantinya. Senyumnya sangat menawan. Mungkin aku  terpesona pada pandangan pertama terhadapnya.


Tiba-tiba saja ada yang menepuk bahuku dari belakang, dan karna kekagetanku yang berlebihan, spontan aku menyemprotkan air yang tadinya untuk menyiram bunga ke wajahnya.


"Ya! Min Ah! ini aku Key! Kenapa kau menyiramku? Apa salahku? Ha? Tidak bisakah kau membedakan wajahku yang tampan dengan bunga berduri di tamanmu ini?" Protes Key sambil menghalang mukanya yang terkena air dengan tangan.

"Ya! Makanya kau jangan sembarangan megagetkanku. Rasakan ini!" Aku malah tambah menyiramkan air kewajah Key.
"Ya!Hentikan ini MinAh. Bajuku jadi basah semua!"
"Tidak akan Key! Rasakan ini! Haha"
"Yaaa!!"

Ya,inilah kami. Walaupun umur aku dan Key berbeda dua tahun, tapi aku merasa kami sudah seperti saudara kembar. Key juga enggak keberatan kalau aku memanggil namanya tanpa harus memanggilnya "Oppa". Kalau kami sudah berdua, pasti sifat childish kami akan muncul. Walaupun pada awalnya Key sering marah karna sifatku yang tidak pernah dewasa. Tapi pada akhirnya, dia menerima kenyataan kalau sifatku emang tidak bisa diubah.


Bagiku, Key adalah seseorang yang bisa dijadikan abang, sahabat, bahkan pacar sekalipun. Ya, dia namja yang sangat menyenangkan bagiku. Tapi kalau omelannya sudah mulai keluar, aku yakin tidak ada yang bisa menyainginya. Termasuk aku. Aku bakalan diam seribu bahasa kalau dia udah benar-benar marah.


Lima menit kemudian, permainan aku hentikan. Aku menyuruh Key pulang sebentar untuk mengganti pakaiannya yang basah, lalu kembali ke rumahku. Selagi menunggu Key kembali, aku melihat keadaan sekitar rumahku. Namja yang sesaat aku kagumi sudah tidak ada. Ntah kenapa perasaanku menjadi sedih dan kecewa. Aku berharap bisa bertemu dengannya lagi esok hari.


Tidak lama, Key datang menggunakan celana jins ponggol dan kaos oblonk warna pink. Ya, Key sangat suka warna pink, bahkan dia sendiri yang mengusulkan untuk rumahku di cat warna pink. Aku membawanya masuk kedalam rumahku. Dan mempersilahkannya duduk dikursi meja makan sambil membuatkannya segelas teh hangat.


Author's POV


"Tadi kau sedang melamunkan apa?" Tanya Key memecah keheningan.

"Mwo? Anniyo"
"Kau yakin? Tidakkah kau menyukai namja tadi?"
"Haha tidak mungkin Key, aku hanya merasa belum pernah melihatnya" ungkap MinAh ragu.
"Hmm" balas Key sambil meneguk minumannya.

'Jangan bohong terhadapku MinAh..Aku melihat matamu yang terpesona akan kehadirannya..' gumam Key yang tentunya hanya dalam hati.


"Apa kau sudah sarapan?" tanya MinAh

"Sudah. Kalau kau?" tanya Key kembali.
"Tentu saja belum. Aku menunggumu membuatkanku sarapan pagi ini."
"Ya! Kenapa kau sangat manja? Pagi ini aku tidak mau memasak untukmu. Makan saja roti tawar sana"
"Wae? Apa salahku?"
"Anniyo, aku hanya malas saja. Karna kau tidak pernah membayarku yang telah memasak sesuatu yang lezat setiap harinya kepadamu"
"Ya! Dasar matre!" MinAh melayangkan tangannya persis seperti mau menjitak kepala Key dari udara.


***

"Aku mau mengajakmu jalan-jalan" ungkap Key

"Kemana?" tanya MinAh
"Ke Dongdaemun"
"Ngapain?"
"Aku ingin membelikanmu sesuatu. Cepatlah bersiap. Aku akan menunggumu diluar dalam 5 menit" kata Key sambil berlalu keluar maninggalkan MinAh yang masih di meja makan dengan secangkir teh yang menemaninya.

Min Ah menatap Key pergi dengan bingung. Tapi, tidak sampai lima menit, MinAh keluar rumah sambil menghampiri Key dengan memakai kaos oblonk warna pink dan celana ponggol. Sama persis dengan baju yang dipakai Key. Ya, rata-rata baju mereka emang kebanyakan yang sama.

"Kenapa kau tidak memakai baju yang berbeda?" tanya Key
"Wae? Ini bagus" protes MinAh
"Kau membuat orang-orang mengira kalau kita pasangan kekasih"
"Ya! Kenapa rupanya? Kau namjachingu-ku!" ungkap MinAh sambil melingkarkan tangannya di lengan Key.
"Apa kau gila MinAh?" tanya Key. Tapi MinAh tidak menjawab. Dia hanya tersenyum nakal.

-Di Bis-

"Kau tau namja yang lewat rumahku sambil membawa bunga mawar pagi tadi?" tanya MinAh memecah keheningan.
"Ne..Dia tetangga baru kita, namanya Taemin. Ku rasa dia seumuran denganmu."
"Bagaimana kau tau tentangnya?"
"Ya! Aku ini anak ketua RW! Tidak mungkin aku tidak tau!"
"Aku rasa aku menyukai namja itu."
"Kau baru saja melihatnya MinAh..Bagaimana bisa kau langsung menyukainya?" tanya Key dengan nada lirih.
"Aku rasa, aku mempercayai cinta pandangan pertama~"
Key tidak membalas kata-kata MinAh, dia hanya bersandar dijendela Bis dan melihat kearah jalanan. Tanpa disadari, setetes air mata keluar dari ujung matanya yang sipit itu.


***
MinAh POV

Sesampainya di Dongdaemun Key langsung menarikku ke toko-toko yang menjajakan pakaian wanita. Dia menarik dress warna pink dan menempelkannya sekejap dibadanku. Lalu mengambil sebuah kaos warna putih bercorak pink dan rok pendek berwarna merah. Dan banyak lagi accsesories wanita yang lain. Dia mau ngambil sepatu high heels, tapi aku langsung berteriak dan membuat orang-orang memperhatikan kami.

"Ya!Kibum! Kau tau kan ini bukan seleraku! Jadi kumohon hentikan membeli barang-barang yang tidak berguna ini!"protesku.
"Ya!Sampai kapan kau akan berpakaian seperti ini? Berpenampilan seperti anak laki-laki! Kau kira akan ada namja yang suka melihatmu seperti ini?"bantah Key.
Aku terdiam.."Key,kau tidak mengerti,aku hanya ingin menjadi diriku sendiri.." kataku lirih.
"Terserah kau saja! Aku tidak akan memperdulikanmu lagi! Kau memang wanita yang keras kepala!" kata Key sambil berlalu meninggalkanku. 

Aku terdiam menatap punggung Key. Semua orang memperhatikan aku, tapi aku tetap saja tidak perduli. Aku masih menunggu Key. Berharap dia berbalik arah dan minta maaf kepadaku. Tapi ternyata, dugaanku salah. Key malah pergi begitu saja. Aku takut sendirian disini. Karna tempat ini sangat jarang aku datangi.
'Key..Dimana kau? Kenapa kau meninggalkanku? Aku takut Key..Kembalilah..Kumohon..' ucapku lirih dalam hati. Sudah empat kali aku mengelilingi Dongdaemun, tapi jejak Key tetap saja tidak terlihat. Aku terduduk ditengah-tengah jalan Dongdaemun, memeluk kakiku dan menangis dibalik lututku. Tiba-tiba ada yang memegang pundakku dengan lembut. Perlahan aku mengangkat kepalaku dan berusaha melihatnya dari balik mataku yang masih berkaca-kaca akibat air mata tadi. Aku lihat seorang namja tersenyum kepadaku. Dia tersenyum sambil memberikan es krim dan setangkai bunga mawar kepadaku..~

to be continued~

*Huh..akhirnya jadi juga fanfic part pertama aku. Maaf ya, kalo aku ingkar janji. Emang sih incident buku-ku belum kelar. Tapi aku udah enggak sabar mau ngepost fanfict ini. Fanfict ini, aku buat ber-chapter, karna fanfic ini special b'day-nya Key. Dan aku berharap part terakhir selesai tepat tanggal 22 September ntar. Maaf juga kalo feel-nya masih gak dapet, soalnya kan aku masih amatiran. Harap maklum ya..*

Gomao yang udah baca^^

Rabu, 29 Agustus 2012

Dugaanku

Annyeong~

Tau kan postingan aku yang semalam? Yang tentang buku aku dirusak sama seorang namja. Masa enggak tau sih? yang judulnya Anniversary kalo enggak salah. Udah pada baca kan? *perasaan dibaca*

Nah, disitu aku nulis kalo Aku berharap besok dia menggantinya dengan yang baru juga, bukan memperbaiki apa yang dia rusak. Dan ternyata, itu benar! Dia cuma memperbaiki apa yang dia rusak. Mengelem lembaran yang koyak, dan membersihkan lembar lembar yang kotor terkena becek. Bukan menggantinya, tentu saja aku sangat kesal terhadapnya. Malah yang anehnya, teman-teman sekelasnya itu pada nyalahin aku semua. Mereka bilang aku yang salah dalam kejadian ini. Bayangin aja, aku cuma berdiri diam terus tiba-tiba dia nyenggol aku dari belakang dan menjatuhkan bukuku. Apa aku yang salah? Kalian aja yang baca pasti tau siapa yang salah dan siapa yang benar. Yagak?

Aku rasa cukup sampai disini aja postinganku. Aku mau vakum untuk beberapa saat. Maaf akhir-akhir ini, postingan aku selalu marah-marah. Tapi aku janji, setelah vakum dari masalah incident koleksi bukuku selesai. Aku akan kembali ceria lagi kok. Paipai *bow bareng Taemin*

Selasa, 28 Agustus 2012

Anniversary~

Annyeong^^

Ya, hari ini tepat tanggal 28 Agustus 2012 adalah usia blog aku yang ke satu bulan. Aku tau, blog aku enggak punya tujuan. Maka dari itu, aku mau semua readers *sok punya readers #plak!* ngerequest apapun tentang apa yang mau aku posting. Aku juga terima kritik, saran, dan masukan dari kalian kok. Jadi jangan segan-segan untuk mengomentari tulisan,maupun tampilan blog aku yaa. Makasih juga buat Gorge yang udah ngusulin blog aku dikasih 'Readmore' supaya kagak susah bacanya. Tapi maaf, aku belum bisa buat karna aku enggak ngerti #plak!

Aku mau cerita tentang hari ini yang cukup membuatku sedih dan kesal 100% !

Jadi ceritanya, waktu habis lebaran itu, sebagian besar uang THR aku beliin buku yang semuanya tentang SHINee.. Ya, buku biografi tentang SHINee sampe-sampe uang THR sisanya enggak sampai 100rb lagi. Kira-kira bukunya ada lima buah. Tau dong, aku kan nge-fans banget sama SHINee. Karna enggak sabar ngebaca buku itu sampek selesai, aku bawa tuh satu buku yang judulnya "All About SHINee" ke sekolah. Kebetulan guru aku lagi enggak bisa masuk karna ada urusan lain. Nah, daripada enggak ada kerjaan, mending aku baca buku SHINee yang aku bawa tadi. Disitu tertera tentang fakta-fakta unik personilnya. Aku ngakak tuh sampe air mataku keluar, teman-teman sekelasku jadi heran ngeliatnya.

Pas waktu mau baca faktanya Taemin (bias favorite aku), tiba-tiba bell tanda pulang bunyi. Yauda, aku  berencana bakal ngelanjut bacaan dirumah. Aku nunggu mama jemput dengan buku SHINee yang menggantung ditanganku. Eh, tiba-tiba aja ada anak laki-laki yang lari-lari ngejar temannya datang dari arah belakang. Tak sengaja dia menyenggol tanganku yang lagi memegang buku tersebut. Akhirnya, buku yang aku pegang tadi melayang jauh dan mendarat tepat diatas tsunami bagi semut (becek). Kebetulan tadi malam hujan deras,jadi lapangan sekolahku sedikit becek. Dalam sekejap buku kesayanganku, atau bisa juga dibilang sebagai koleksiku, hancur ! Ada satu halaman yang terlepas, terus halaman-halaman yang lain jadi kotor terkena air lumpur itu.

Sumpah demi apapun aku kesal banget sama yang nabrak aku tadi. Bagaimana tidak? Buku itu masih baru, belum sampai seminggu aku memilikinya, terus pas mau baca bagian bias favorite aku, kejadian seperti ini malah terjadi ! Tanpa pikir panjang, aku menitipkan buku itu kepada temanku dan langsung mengejar anak laki-laki itu. Dapet ! Langsung aja ku tarik dia ketempat TKP tadi sambil marah-marah. Semua orang melihatku, tapi aku tidak perduli ! Who care? This is my life. So up i want to get mad anyone who makes me upset. Isn't true? *halah,sok inggris!

Di TKP dia mencoba untuk membela dirinya, dan dia bilang dia tidak sengaja dan tidak mau tau tentang kejadian ini. Bangsat banget kan jadi cowok? Enggak ada tangung jawabnya! Aku bilang sama dia, aku enggak mau tau, pokoknya gimana pun caranya dia harus ganti. Aku terus memaksanya sambil menangis. Dan akhirnya, dia mau menggantinya dengan membawa buku SHINee-ku tadi. Setelah dia pergi, tangisku makin menjadi-jadi. Rasa bersalahku terhadap SHINee sangat besar. Maafkan aku karna tidak bisa menjaga kalian dengan benar. Seharusnya buku itu tadi aku masukkan kedalam tas tanpa harus memegangnya. Jika aku memasukkannya kedalam tas,pasti kejadiannya tidak akan seperti ini.

Aku berharap besok dia menggantinya dengan yang baru juga, bukan memperbaiki apa yang dia rusak. Pikir aja, walaupun dibersihkannya bekas lumpur yang bercap di lembar-lembar bukuku dan mengelem halaman yang robek tadi, itu tidak akan cukup untuk mengganti bukuku yang baru. Bahkan untuk melipatnya saja aku tidak rela. Sedangkan dia dengan gampangnya merusak bukuku.

Aku tidak bermaksud untuk menggambarkan diriku yang sangat kejam terhadap seseorang dan memaksakan kehendakku sendiri. Tapi aku tidak rela ada orang yang merusak barangku dan pergi begitu saja tanpa bertanggung jawab. Ntah kenapa, kalo ada seseorang yang menyakiti hatiku atau berbuat salah kepadaku, sangat sulit bagiku memaafkannya.

Munkin kalian rasa aku lebay. Tapi aku yakin, kalian pasti juga punya idola kan? Dan kalian pasti juga enggak mau koleksi kalian tentang idola kalian di rusak begitu aja sama orang yang tidak bertangung jawab? Begitu juga dengan aku. Kuharap kalian bisa mengerti dan memahami perasaanku.

Aku rasa sampai situ aja, aku berharap dia bisa ngembalikan buku itu secapatnya. Dan aku juga berharap, bukuku kembali seperti semula. Kembali seperti sebelum dia menjatuhkannya~

Annyeong^^

Senin, 27 Agustus 2012

Don't Ever Leave Me

SHINee Fanfiction

Annyeong~

Ini adalah fanfiction yang diambil dari Fanbase K-Popers, cuma nama-namanya ada yang diedit, terus ceritanya agak diperpanjang:) Gomao yg udah baca^^ *bow

Title : Don't Ever Leave Me
Cast: Park Min Ah, Key, Taemin, Yoon Chai Jing


Pagi itu, Min Ah pergi kerumah Key untuk bermain dengannya. Mereka berdua sudah berteman sejak kecil. Diam-diam Min Ah telah menyakai Key. Tapi Min Ah sama sekali tidak mengetahui perasaan Key yang sebenarnya. Sesampainya dirumah Key, Min Ah bertemu dengan seorang wanita tua yang umurnya kurang lebih 40tahun sedang menjemur pakaian dihalaman rumahnya.
"Annyeonghaseo Ahjumma, apa Key ada dirumah?" tanya Min Ah kepada wanita yang tidak lain adalah ibu Key.
"Ne, dia sedang mandi. Masuklah Min Ah." jawab wanita itu

Karena Min Ah sudah kenal keluarga ini sejak lama, tanpa rasa ragu dia melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah Key.

Tidak sampai lima menit Min Ah menunggu, dia sudah merasa bosan. Akhirnya dia memutuskan untuk masuk kekamar Key yang berada di lantai atas. Tanpa mengetuk pintu dulu, dia langsung membuka pintu kamar Key. Dan tanpa sengaja dia melihat Key dengan rambut yang basah, handuk yang disangkutkan dilehernya, tanpa memakai baju, dan sedang ingin memakai celana ponggol rumahan. Key terkejut dan melihat kearah pintu.

"Ya! apa yang kau lakukan disini?!" bentak Key.
"omo?kenapa kau tidak mengunci pintunya?" tanya Min Ah dengan matanya yang membola karna terkejut.
"Ish,kau ini.." Key melayangkan tangannya,persis seperti mau menjitak kepala Min Ah dari kejauhan. "..cepat balik badan, aku mau pakai baju dulu. Ingat, jangan mengintip!" ungkap Key.
"Ya! siapa juga yang mau melihat tubuh kurusmu itu?ish.." Min Ah langsung membalikkan badannya dan menggerutu tanpa suara. Tapi setelah itu Min Ah malah senyum-senyum sendirian.
***
"Hei, kenapa kau senyum-senyum sendiri?" Key muncul dari samping sebelah kanan Min Ah dan itu sangat mengejutkannya.
"Ya! kenapa kau mengagetkanku?"
"Ayolah katakan, apa ada hal yang lucu? Berbagilah denganku" kata Key dengan rasa penasaran.
"Kau yakin akan baik-baik saja setelah mendengar perkataanku?"
"ehemm..." ungkap Key sambil menyisir rambutnya yang basah.
"Aku melihat kau memakai celana dalam warna merah muda hahaha" kata Min Ah dengan nada yang sangat puas.
"Ya! Apa kau bercanda? Kau tidak benar-benar melihatnya kan?" tanya Key penasaran.
"Haha Andwe, aku hanya bercanda. Kau tenang saja, aku tidak benar-benar melihatnya"
"Huh, baguslah. Dasar kau ini." sambil mengelus-ngelus kepala Min Ah.
Min Ah tersenyum bahagia karna Key mengelus-elus kepalanya


***
"Jadi, kemana kita akan pergi hari ini?" Tanya Min Ah
"Aku tidak tau, bukan kah kau yang mau mengajakku pergi?"
"Ne, bagaimana kalau kita pergi ke taman? Sudah lama aku tidak kesana"
"Hem..aku juga merindukan suasana disana. Usulan yang bagus, kajja."


***

Diperjalanan menuju taman, Taemin melihat Key dan Min Ah berjalan bersama. Taemin adalah teman satu sekolah MinAh dan Key waktu SMA. Taemin sangat menyukai MinAh dari dulu, karena itu dia sangat cemburu kalau melihat Key dan MinAh jalan bersama. Key tidak tau kalau Taemin sangat menyukai sahabatnya. Tapi sahabatnya justru menolak Taemin, karna dia sangat menyukai Key.

***
Sesampainya di taman, Key dan MinAh langsung duduk diayunan bawah pohon yang menghadap ke laut. Dulu, Key dan MinAh sangat sering ke taman ini, tapi sekarang sudah hampir tidak lagi karna kesibukan mereka disekolah.
"Kau tau kalau sekarang aku sedang menyukai seorang wanita?" kata Key.
"Mwo?" jawab MinAh kaget.
"Kau tidak perlu terkejut, aku sudah menyukainya sejak SMA"
"Hemm..Boleh aku tau siapa dia?" tanya MinAh penasaran.
"Tunggu saja, besok pasti kau akan tau." Jawaban Key malah semakin membuat MinAh penasaran.
"Aku akan memberikan ini kepadanya besok." kata Key sambil mengeluarkan sesuatu dari dalam kantongnya. Dia menunjukkan sebuah kalung bermata bintang warna biru yang sangat indah. Min Ah terkejut, melihat warna biru dan sebuah bintang adalah kesukaannya. Tanpa pikir panjang dia mengira kalau kalung itu untuk dirinya. Dan Min Ah berfikir kalau Key akan menembaknya besok.


***
Min Ah pulang dengan perasaan senang, sampai-sampai malam itu dia tidak bisa tidur karna memikirkan jawaban yang tepat untuk menjawab ajakan Key. Hari yang ditunggu MinAh pun tiba, dia tidak sabar untuk menemui Key. Tiba-tiba bel pintu rumah Min Ah berbunyi. Min Ah terkejut melihat Key bersama Yoon Chai Jing, teman sekelasnya semasa SMA waktu itu. Min Ah tak sengaja melihat kalung yang dia harapkan ada di leher Chai Jing. Belum hilang rasa keterkejutan Min Ah, tiba-tiba Key berkata "Hey, ayo keluar! Aku mau mentraktirmu! Aku punya pacar baru." 
Tanpa menjawab ajakan Key, Min Ah langsung membanting pintu rumahnya dengan sangat keras. MinAh lari sangat kencang menuju kamarnya. Tetes air mata itu mengalir deras dipipinya.


***
Taemin yang daritadi mengikuti Key sampai ke rumah MinAh menyadari hal ini. Dia tidak tahan melihat yeoja yang dia cintai sangat menderita. Akhirnya dia memutuskan untuk mengirim MinAh sebuah pesan yang birisi "Aku mencintaimu, jadianlah denganku.!" Tidak berapa lama, MinAh membaca pesan itu. Timbul ide dikepalanya untuk balas dendam atas perbuatan Key. MinAh pun menerima Taemin dan berpacaran dengannya. Keesokan harinya, MinAh mengajak Key untuk double date dengannya. MinAh melihat Key sangat mesra dengan ChaiJing. MinAh tidak mau kalah, dia malah lebih mesra bersama Taemin.

Namun akhirnya MinAh tidak tahan lagi, MinAh sangat cemburu. Tak segan-segan MinAh menarik Key ke kamar mandi.
"Ya,ada apa ini? Mengapa kau membawaku kesini?" Tanya Key
"Aku suka padamu" jawab MinAh
"He? Apa kau gila MinAh?"
"Ya,aku gila karnamu Key"
"Kau benar-benar gila rupanya"
"Aku serius Key" menatap Key dengan penuh harap.
"MinAh,dengar baik-baik. Aku sudah punya pacar, dan kau juga sudah punya pacar kan? Jadi kenapa kau bisa menyukaiku?" tanya Key dengan perasaan aneh.
"Tapi aku sangat mencintaimu..."
"Maafkan aku.." ucap Key sambil tertunduk karna tidak sanggup menatap mata sahabatnya itu.

MinAh kehabisan akal. Dia pecahkan kaca yang ada dikamar mandi itu, diraihnya serpihan kacanya dan mendekatkan serpihan kaca itu kepergelangan tangannya. Key yang melihat perilaku MinAh mulai cemas "Hey, apa yang kau lakukan?!" tanya Key. Tapi MinAh tetap saja tidak perduli, dia menekan kaca itu hingga darah mulai mengucur dengan deras. "Ya!" Key mendorong tangan MinAh sehingga serpihan kaca tadi mengenai tangan Key, dan itu membuat tangan Key ikut berdarah.

MinAh terkejut "Apa yang sudah kau lakukan?!" MinAh langsung menhisap darah yang mengalir deras dipergelangan tangan Key tanpa memperdulikan pergelangan tanggannya sendiri.
"Maaf kan aku.." ucap MinAh lirih tanda penyesalan.
Key malah tersenyum dan mengelus-elus kepala MinAh. "Gwencana" ucap Key.
Air mata yang membendung di mata MinAh akhirnya mengalir deras dipipinya.
"Kumohon jangan menangis MinAh, kau berubah menjadi sangat jelek ketika melakukan hal itu. Sekarang kembalilah padanya." ucap Key sambil menunjuk Taemin yang sudah daritadi berdiri melihat mereka.

Key merangkul MinAh kearah Taemin, dan berkata "Jagalah dia baik-baik Taemin, dia gadis yang baik." Key tersenyum lalu pergi bersama Chai Jing.

Tak berapa lama setelah Key pergi. Taemin langsung menghisap darah yang sudah daritadi menetes dari pergelangan tangan MinAh. Dia memarahi Taemin dan mengomeli Taemin dengan kasar. Tapi Taemin tetap saja tidak perduli. Setelah itu Taemin mengangkat MinAh ala Bryde style menuju mobilnya. Didalam mobil, Taemin merapikan penampilan MinAh yang berantakan. Taemin memeluknya dan mengecup keningnya dan berkata "Menangis lah dipelukanku. Menangislah sepuas yang kau mau MinAh..."
MinAh pun terisak didalam pelukan Taemin~

-THE END-

Gimana? keren gak? Jangan lupa komentar ya^^Gomao~

Sabtu, 25 Agustus 2012

Hilangnya Adhibrata

Annyeong~

Kisah ini diangkat dari kisah nyata seorang wanita yang umunya hampir 40tahun. Namanya Tante Liza (nama disamarkan). Sebenarnya, aku enggak mau menceritakan sesuatu yang mungkin kalian anggap cerita emak-emak. Tapi sungguh, bagiku cerita ini sangat menarik.

Mungkin, tante Liza merasa sedih karna ditinggal nikah sama gebetannya. GEBETAN ya bukan PACAR. Beda, kalo gebetan sama pacar-_- (kepo banget sih yg nulis)

Jadi, tante Liza menganggap Adhibratha ini sebagai pacarnya, sedangkan om adhibrata cuma menganggap tante liza sebagai teman (cinta bertepuk sebelah tangan).

Karna ditinggal nikah sama om adhibrata, tante liza merasa sangat sakit. Dan merasa sangat ditipui dengan lelaki bermuka dua itu.

Setelah kejadian itu, tante liza selalu berdoa kepada yang Maha Kuasa disetiap waktu. Dia berharap rumah tangga om adhibrata tidak selamat dan tidak akan bertahan lama. Ini terjadi bukan karna cemburu buta, atau karna balas dendam dengan apa yang dilakukan om adhibrata. Tetapi, ini dilakukan semata-mata karna ketidak adilan. Tante liza udah berusaha menjadi wanita yang baik kepada om adhibrata, namun kenapa dia memperlakukan tante liza seperti itu?

Sampe sekarang tante liza belum bisa move on. Entah kenapa bayang-bayang om adhibrata sangat melekat dikepalanya. Dia mencoba mencari tau apa kegiatan yg lagi dilakukan om adhibrata sekarang dengan mengecek fesbuk-nya om adhibrata. Tapi ternyata om adhibrata menghilang. Dia telah memblokir fesbuknya tante liza. Tante liza tidak mengerti mengapa om adhibrata tega melakukan hal sekejam itu kepadanya.


*ya,kurang lebih begitulah ceritanya. Aku tidak mau mengungkit urusan pribadi seseorang kedalam blogku. Aku cuma berharap, tante liza segera move on dan dapat lelaki yang lebih baik daripada om adhibrata #amin:)

Kamis, 23 Agustus 2012

Penghargaan SHINee

SHINee


Annyeonghaseo^^ ~
Tentu saja nama boyband SHINee tidak asing lagi didengar oleh telinga pecinta K-Pop . Ya, boyband yang bernaung di SM Entertaiment ini sudah sangat terkenal dikalangan remaja , bahkan emak-emak sekalipun. 
SHINee yang baru mulai debut sejak 25 Mei 2008, ternyata sudah sangat banyak penghargaan yang mereka terima. Bahkan JongHyun (lead vocal) SHINee pernah menang mengalahkan sunbaenya-Yesung Super Junior dalam acara Immortal Song 2.




Penghargaan Yang Diraih SHINee

Ini dia beberapa penghargaan yang pernah diraih SHINee selama empat tahun menjadi public figure.

2008
-Cyworld Digital Music Awards : Roockie of the Month (May)
-MNET 20's Choice Awards : Hot New Star
-Asia Song Festival : Best New Artist
-Style Icon Awards : New Icon Award
-15th Korea Entertainment Arts Awards : Best Newcomer
-10th Mnet Asian Music Awards : Best Male Roockie
-23rd Golden Disk Awards : YEPP Newcomer Album

2009
-18th Seol Music Awards : Best Newcomer
-24th Golden Disk Awards : YEPP Popularity Awards

2010
-19th Seol Music Awards : Bonsang Awards
-2nd Singapore Entertainment Awards : New Generation Artist
-25th Golden Disk Awards : Popularity Awards
-25th Golden Disk Awards : Disk Bonsang (Lucifer)
-26th Annual Korea Best Dresser : Best Singer Dresser
SBS Entertainment Awards 2010 (Variety New Star)-Minho

2011
-20th Seol Music Awards : Bonsang Awards
-20th Seol Music Awards : Popularity Award
6th Asia Model Festival Awards : Popular Singer Award


Tuh, banyakkan penghargaan yang diraih SHINee setiap tahunnya? Padahal mereka baru 4tahun berkecimprung didunia entertain. Salut deh buat mereka yang muda dan berbakat ini.
Aku juga berharap anak muda Indonesia juga sama kreatifnya dengan mereka. Melakukan hal-hal yang positif dan diberi penghargaan dari pemerintah.
Aku berharap, anak-anak muda di Indonesia bisa mencontoh hal-hal yang positif dari anak-anak muda di negri lain. Dan aku juga berharap, anak muda Indonesia bisa mengasah hobi mereka agar jadi lebih baik dan bisa menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan #amin



Uri ga kanda ultra SHINee byeon shin! Hwaiting!^^

Rabu, 22 Agustus 2012

Kehilangan

Annyoeng^^

Sebelumnya aku minta maaf kalo postingan aku enggak penting. Aku cuma mau minta tolong sama readers yang udah ngunjungin blog aku *sok punya readers*. Untuk ngasih makan ikan yang ada di gadget sebelah kanan layar komputer/laptop kalian. Caranya gampang kok, cuma dengan klik sebanyak-banyaknya di daerah aquarium ikan (-_-").Maaf ya, kalo sebenernya itu membuat kalian repot *murung* 

Curcol sedikit boleh enggak? Jadi gini, waktu itu berhubung dengan Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada tanggal 19 Agustus kemarin. Aku sama keluargaku sudah berencana untuk kerumah nenek yang ada di daerah Simalingkar. Bukan rencana sih, tapi emang udah tradisi. Sebenernya, hari raya tahun ini adalah hari raya yang paling menyedihkan, dan hari raya paling sepi yang pernah aku rasakan selama 14tahu semasa hidupku (sebenernya blm genap 14tahun sih)

Karana bulan Februari lalu, kejadian yang tidak aku duga terjadi..Nenek yang paling aku sayangi telah tiada. Ya, dia dipanggil Tuhan untuk kembali ke rahmatullahh dan kembali ke sisinya sebagai makhluk yang paling suci di muka bumi ini. Sumpah demi apapun, aku sedih banget. Rasanya jantung ini ada yang nusuk. Tapi aku berfikir, sesedihnya aku pasti lebih sedih Mama, Om, dan Tanteku yang berperan sebagai anak nenek. Ya, tanpa disadari sekarang Mama sudah jadi anak yatim piatu.

Makanya, aku bersyukur banget (bukan bersyukur karna nenek sudah tiada). Tapi bersyukur karna Tuhan masih memberi kesempatan kepadaku untuk hidup lebih lama bersama orang tuaku. Demi apapun , aku enggak mau kehilangan satu hari saja tanpa orangtuaku.

Karna umurku masih blm genap 14tahun, aku rasa dengan rajin belajar, sering membantunya, dan tidak melanggar perintahnya, itu sudah cukup untuk membuatnya bahagia. Sampai pada akhirnya dan tiba saatnya untuk dewasa, untuk bekerja, dan untuk memahami keinginannya, aku akan berusaha membuatnya lebih bahagia dari apa yang aku lakukan diumurku yang sekarang.
Mungkin kalian rasa aku ini lebay, tapi tidak buatku. Semua orang yang pernah merasakan kejadian ini, pasti juga berharap sama sepertiku. .

STOP..Semua flashback ini membuat mataku berkaca-kaca. *lebay
Ha, jadi selama aku dirumah nenek aku gaada online. Sebenernya aku disana enggak terlalu lama, cuma satu harian. Enggak nginap juga, cuma pulangnya agak lama. Kira-kira jam 10 malam. Sampenya dirumah, aku langsung ganti baju (tentunya enggak mandi) (astaga, ini anak, enggak mandi kok bangga?). Abis ganti baju, aku buka tuh laptop kesayanganku ini. Buka fesbuk, twitter, forum SFI, dan blog. Tapi, ada yang menghalangi pandanganku ketika aku membuka blog ini. Ikan yang ada disebelah kanan layar komputer/laptop kalian, seharusnya ada 10 bijik, eh orang, eh salah ekor maksudnya. Ha, ada 10ekor, tapi kenapa malam itu tinggal 9 ? Aku heraaann banget kenapa tiba-tiba bisa hilang. Kan diblog ini engga ada kucing-_- 

Udah tiga hari ini aku rutin ngasih makan ikan itu berturut-turut. Pagi, siang, sore, malam, setiap saat aku kasih makan. Berharap dengan begitu, ikan yang satunya ilang, jadi nongol lagi. Tapi ternyata enggak. Kerja kerasku untuk memberi makan ikan itu selama ini sia-sia. Mereka enggak bisa berkembangbiak, aku rasa emang jumlahnya segitu-segitu aja, enggak bakal bisa bertambah (tapi kenapa bisa berkurang ya?-_-) Sedihnya bukan main. Rasanya kaya kehilangan anak aku dari Taemin SHINee *haha ngimpi*

Jujur, aku enggak suka binatang yang banyak bulunya, kayak kucing, kelinci, dan sebagainya. Aku juga enggak suka binatang yang menggelikan&menjijikkan kaya tikus,coro dll (kagak ada yang nanyak woi). Tapi, aku masih suka sama ayam+ikan. Karna mereka bisa dimanakan. Yaallah, jahat bener nih anak ya-_-Kayanya curcolnya udah kebanyakan deh-,-
Ha, jadi readers *masih nganyal punya readers* aku minta tolong banget...Untuk ngasih makan ikan aku, kan gampang tuh cara ngasih makan ikannya, tinggal nge-klik aja kok. Anggap kalian lagi main ikan-ikanan di internet hehe^^

Gomao yang udaah baca, dan gomao yang udah ngasih makan ikan aku..Annyoeng^^

Senin, 20 Agustus 2012

Makna Lyric Sherlock (SHINee)

Sherlock adalah Mini Album SHINee yang ke - 4 , namun album asli dirilis pada tanggal 19 Maret 2012 secara mendunia. Mereka telah menetapkan rekor penjualan album terbanyak dibulan Maret 2012. Menurut statistik yang dirilis oleh Geon, album mini yang dirilis pada 19 Maret 2012 ini, mencapai 135,370 copy di bulan Maret.

*Parts in black are Clue and parts in teal are Note.

Korean
[민호] SHINee’s back, SHINee’s back
SHINee’s back back back back back

[종현] 지금부터 all stop 어느 누구라 해도
이 현장을 벗어나선 안 돼 명백한 이 사건 속에 긴장하지 마
[온유] 난 밀실 안에서 더 자유로워 이미

[태민] 너의 떨린 숨결 하나까지 놓치지 않아
[온유] 은밀하게 노린 심장의 보석
[태민] 너의 불안한 그 시선까지 꿰뚫었어 난
[Key] 용의선상의 널 찾아냈어 난 freeze

[종현] 아무것도 모른단 얼굴로 넌
내 맘을 흔들어 기회를 노려
[Key] 두 개의 답 (두 개의 답)
[태민] 긴 밤 불꽃처럼 터져 baby


[All] Oh, I’m curious yeah
사진 속 네가 순간 미소지어 왜
Oh, I’m so curious yeah
I’m so curious yeah

[민호] 하루에도 수백 번씩 널 떠올리다 떨쳐내다
[Key] 내 머릿속을 채운 의문 네가 원한 것이 뭔가
[종현] 소리도 없이 흘러 드는 이 순간이 내 맘에
[태민] 소용돌이쳐

[All] Oh, I’m curious yeah
사진 속 네가 순간 걸어나와 왜
Oh, I’m so curious yeah
I’m so curious yeah

[온유] 지금 내 앞에 너는 실재하지 않아
분명 알지만 너를 심문하겠어
[종현] 내가 원한 대답 너는 알고 있어 네 입술이
[민호] 빛났다 사라져


[태민] 어쩜 넌 이미 알았는지 모르지 내 마음은
[종현] 애초부터 굳게 잠기지 않았었지 네게만은

[Key] 범인은 이 안에 있어
아무도 나갈 수 없어
너와 나 어떤 누구도
[민호] 너의 모든 것들에 다
증거를 난 발견했어
너를 꼭 찾아내겠어
[태민] 터져 baby


[All] Oh, I’m curious yeah
사진 속 네가 순간 걸어나와 왜
Oh, I’m so curious yeah
I’m so curious yeah

[민호] Tonight, SHINee’s in the house
[Key] So give it up, give it up, give it up for SHINee
[종현] Give it up, give it up, give it up for SHINee



Translation in Indonesia sub

[Minho] SHINee kembali, SHINee kembali
SHINee sudah kembali kembali kembali kembali kembali

[Jonghyun] Dari saat ini, semua berhenti terlepas dari siapa kau
Kau tidak dapat melarikan diri dari adegan ini, jangan gugup dari kejadian jelas ini
[Onew] Aku sudah lebih nyaman di ruang rahasia

[Taemin] Dari pernapasan kau goyah, pemikiranku tidak salah
[Onew] Kau diam-diam adalah permata dari hatiku
[Taemin] Aku bahkan menembus bahwa fokus cemas kau
[Key] Aku menemukanmu di daftar tersangka, aku membeku

[Jonghyun] Dengan wajah berpura-pura tidak bersalah
kau memindahkan hatiku, kau sedang mencari kesempatan
[Key] Dua jawaban (Dua jawaban)
[Taemin] ini meledak seperti kembang api malam panjang, babe

[All] Oh, ya aku penasaran
Di dalam gambar
kau tiba-tiba tersenyum, kenapa?
Oh, ya aku jadi penasaran
aku jadi sangat penasaran

[Minho] Aku pikir kau kemudian dorong ke samping beberapa kali sehari
[Key] Keraguan mengisi kepala ku, apakah yang kau inginkan?
[Jonghyun] Tanpa suara, saat ini mengalir ke dalam hatiku
[Taemin] Dan thrashes sekitar

[All] Oh, ya aku penasaran
Di dalam gambar
Kau tiba-tiba berjalan keluar, mengapa?
Oh, ya aku jadi penasaran
Aku jadi sangat penasaran

[Onew] Kau tidak ada sebelum aku sekarang
Aku tahu yang jelas, tapi aku akan menginterogasi mu
[Jonghyun] Kau tahu jawaban yang aku inginkan, bibirmu
[Minho] Bersinar dan menghilang

[Taemin] Bagaimana kau sudah tahu?
Kau tidak tahu tentang hatiku
[Jonghyun] Dari awal
Tidak terkunci sampai erat untukmu

[Key] pelakunya ada di sini
Tidak ada yang dapat meninggalkan
Bukan kau, bukan aku, tidak ada
[Minho] Kau telah menemukan bukti
Untuk semua perbuatanmu
Aku akan pastikan untuk mencarimu keluar
[Taemin] Meledak, babe

[All] Oh, ya aku penasaran
Di dalam gambar
Kau tiba-tiba berjalan keluar, mengapa?
Oh, ya aku jadi penasaran
Aku jadi sangat penasaran

[Minho] Malam ini, SHINee ada di rumah
[Key] Jadi menyerah, menyerah, menyerahlah untuk SHINee
[Jonghyun] Menyerah, menyerah, menyerahlah untuk SHINee

*maaf kalo ada bahasa yg kurang dimengerti , soalnya aku nge-translate dari Google (^⌣^)♉

Cr. kimchi hana @ shineee.net